EMPOWERMENT OF EARLY CHILDHOOD EDUCATORS IN PASURUAN REGENCY IN FORMING AN ATTITUDE OF TOLERANCE IN EARLY CHILDHOOD

Authors

  • Muhammad Syaikhon Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Nanang Rokhman Saleh Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Djuwari Djuwari Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Machmudah Machmudah Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Berda Asmara Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Jauharotur Rihlah Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36720/csji.v7i2.807

Keywords:

Early Childhood, Educators, Tolerance

Abstract

One of the major social issues currently faced in Indonesia, particularly in Pasuruan Regency, is intolerance. Educational institutions play a strategic role in instilling values of tolerance to reduce intolerant attitudes, especially from early childhood education. However, early childhood education institutions in Pasuruan Regency face challenges related to educators’ limited understanding of how to foster tolerant attitudes among young children. This community service activity aimed to enhance the knowledge and understanding of early childhood educators regarding the formation of tolerant attitudes in early childhood learners. The program was conducted over four months and involved early childhood educators in Pasuruan Regency, totalling 50 participants. The method employed was educational counseling delivered through lectures and question-and-answer sessions. Participants’ knowledge levels were measured using a pre-test questionnaire prior to the counseling session and a post-test afterward to assess knowledge improvement. The results indicated that only 10 participants (20%) demonstrated adequate knowledge in the pre-test, while post-test results showed a significant increase, with 40 participants (80%) demonstrating improved understanding. In conclusion, educational counseling activities for early childhood educators in Pasuruan Regency effectively increased their knowledge in fostering tolerant attitudes among early childhood learners.

References

Eva, M. (2024). Peran guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai toleransi peserta didik pada era Revolusi Industri 4.0 di SMAN 1 Baradatu (Unpublished doctoral dissertation). UIN Raden Intan Lampung, Indonesia.

Hamdi, A. Z., Mukaffa, Z., & Masrifah, L. H. (2019). Gerakan radikalisme di kampus-kampus dan pusat kajian keagamaan di perkotaan di Jawa Timur.

Japar, M., Syarifa, S., & Fadhillah, D. N. (2020). Pendidikan Toleransi Berbasis Kearifan Lokal. Jakarta, Indonesia: Jakad Media Publishing.

Multikultural, G. D. B. P. I., & Nasruddin, S. P. (n.d.). Pendidikan Islam multikultural dalam keluarga multiagama (Studi konstruksi sikap toleransi pada anak di Balun Turi Lamongan).

Setiabudi, W., Paskarina, C., & Wibowo, H. (2022). Intoleransi di tengah toleransi kehidupan beragama generasi muda Indonesia. Sosioglobal: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi, 7(1), 51–64.

Sukartiningsih, E. (2021). Sinergitas antara Komunitas Gusdurian Pasuruan dengan lembaga pendidikan tingkat sekolah menengah dalam mewujudkan duta toleransi se-Pasuruan (Unpublished doctoral dissertation). Universitas Yudharta, Indonesia.

Syaikhon, M. (2015). Strategi pengembangan pendidikan agama Islam pada anak usia dini di TK TAAM Adinda Menganti Gresik.

Syaikhon, M., & Asmara, B. (2018). Pemberdayaan bunda paguyuban Pos PAUD Terpadu (PPT) Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya melalui pembentukan sikap toleransi bagi anak usia dini. Community Development Journal, 2(1).

Syaikhon, M. (2022). Toleransi dalam keluarga multiagama (Kajian pendidikan Islam multikultural di Desa Laban Menganti Gresik).

Downloads

Published

2025-12-24

How to Cite

Syaikhon, M., Rokhman Saleh, N. ., Djuwari , D. ., Machmudah, M., Asmara, B. ., & Rihlah , J. . (2025). EMPOWERMENT OF EARLY CHILDHOOD EDUCATORS IN PASURUAN REGENCY IN FORMING AN ATTITUDE OF TOLERANCE IN EARLY CHILDHOOD. Community Service Journal of Indonesia, 7(2), 93–97. https://doi.org/10.36720/csji.v7i2.807